Wuah.
Hari ini tgl 16 Desember 2008 cupai panas badannya.
Mama belum pulang dari kantor
Lin's mulai hangat setelah jam 6 sore an
Paginya mama nanya ke mbak masih belum kenapa-kenapa.
Mbak memutuskan telepon mama setelah panas Lin's naik turun.
Sampe menembus angka 38 derajat.
TEntunya mbak panik.
Mana mama banyak lagi kerjaan di kantor karena akhir tahun.
Papa belum pulang karena ada kerjaan.
Wuah..kalo lagi sakit begini Lin's kesepian dech. Mama dan papa ngak ada .
(Maaf yach cupai..pesan dari mama)
Akhirnya mama telepon papa dan kabarin agar Lin's dibawa ke dokter aja.
Papa setuju dan setelah itu mama janjian akan ketemu dengan papa dan Lin's di rumah sakit langsung.
TErnyata mama jam 7 malam masih aja harus ke customer karena ada kerjaan.
Sibuk sekali yach mama.
Di perjalanan, mama naik mobil kantor ke kantor Dirjen Bea dan Cukai.
Papa yang hendak ke rumah sakit bilang ke mama kalo ngak jadi karena Lin's biar dikasih obat panas dulu. Takutnya ke dokter dikasih obat macam-macam
Sebenarnya mama cukup kuatir. KArena pas hari sabtu dan minggu saat makan siang Lin's sempat muntah.
Kemudian, senin malam mama sudah merasa badan Lin's hangat.
Tapi,diukur dengan termometer, suhu badannya ngak tinggi.
Taunya, hari ini tinggi .
Wuahhh
Akhirnya , Lin's jemput mama aja di kantor Customer mama dan kemudian kita pulang ke rumah bareng bareng.
Sesampai di rumah , Lin's dikasih obat sama mama dan disuruh minum air putih sebanyak-banyaknya.
Untunglah Lin's doyan sekali sama air putih jadinya sudah beberapa botol Lin's habiskan.
Duh..Semoga Lin's cepat sembuh yach.
Karena kayanya mama dan papa mau ajak Lin's ke Dufan.
Asyik.....
[LAF]≡ [PDF] Cuando Monito perdió su sonrisa Spanish Edition Dr Stephanie
Margolese Elaheh Bos Patricia Braña 9781798555538 Books
-
Cuando Monito perdió su sonrisa Spanish Edition Dr Stephanie Margolese
Elaheh Bos Patricia Braña 9781798555538 Books
Download As PDF : Cuando Monito perdió...